😇
HILANGNYA BOCAH MALANG An.‘’MARESETIA GEA’’ 8 TAHUN
YANG TAK TAHU KEBERADAANYA
YANG DIBAWA OLEH PAMAN KANDUNGNYA SENDIRI
TANPA PERSETUJUAN OLEH IBU KANDUNGNYA
DI DESA FULOLO SALO’O, KECAMATAN SITOLU ORI , KABUPATEN NIAS UTARA
Foto : Marsetia Gea (8) Tahun
Kelahiran seorang anak
selalu dinantikan oleh keluargannya. Sejak dalam kandungan seorang ibu menjaga
agar buah hatinya kelak lahir sempurna. Lantas apa jadinya jika seorang ibu
yang telah mengandung dan memiliki ikatan batin dengan anaknya harus kehilangan
sosok gadis kecilnya ? tentu hal ini membuat hati dan perasaan ibunya merasa
sedih dan terpukul. Ini lah yang saat ini yang sedang dialami oleh Samaria Zega
alias Ina Dana yang kehilangan malaikat kecilnya Maresetia Gea yang masih
berumur 8 Tahun yang dibawah oleh paman kandungnya sendiri SZ alias Ama Tia
Zega tanpa persetujuan ibu kandungnya yang kejadiannya di Desa Hilisalo’o Kecamatan
Sitolu Ori Kabupaten Nias Utara, tentu perasaan
kehilangan seorang anak tidaklah bisa digambarkan dengan kata-kata dan
sebagai seorang ibu mengetahui keadaan seperti ini merupakan pukulan batin baginya,
wajar bila terlalu lama larut dalam kesedihan yang mendalam.
Ibunya hanya berharap dan
berdoa kepada Tuhan agar mendapat keajaiban agar anaknya kembali kepangkuan
ibunya dalam kondisi apapun. Saat ini ibunya hanya bisa menagis,menangis, dan
menangis sepanjang hari memikirkan anaknya, makan pun tidak terpikir dan badan
terasa lemah,letih, dan lesu yang membuat kondisi kesehatannya menurun apalagi
ibunya sudah lanjut usia yang kondisi tubuh semakin lemah. Dalam tidurpun dia
berharap walaupun singkat dia ingin bertemu dan memeluk anaknya, saya sebagai
Penulis tersentuh melihat kondisi ibu Samaria Zega Alias Ina Dana …………………..sehingga
terbayang dibenak bagaimana jika peristiwa yang dialami oleh ibu ina dana
terjadi dalam keluarga saya (Penulis) ? ……….. saya tidak bisa berkata apa-apa.
Ibu Ina Dana dan suaminya adalah
keluarga yang sederhana dan hanyalah seorang petani pederes karet, hanya
mendapat hasil 3 Kg karet/hari dan memiliki 5 orang anak perempuan dan 2 orang
anak laki-laki yang hidupnya pas-pasan untuk memenuhi kehidupan keluarganya
sehari-hari, dan saat ini semakin susah sehingga untuk membeli kebutuhan beras
saja sangat susah, ibaratnya ‘’Hidup mereka seperti induk ayam dan anak ayam’’
kerja hari ini untuk makan hari ini ungkap ayah marsetia gea. Ada sesuatu yang
bisa dimakan hari ini mereka mensyukurinya kalau tidak ada, mereka mencarinya
begitulah kondisi mereka saat ini.
b.
Ibu Maresetia Gea (Samaria Zega Als. Ina Dana)
Saat ini kedua orang tua marsetia gea dan keluarga sudah lelah dan capek bahkan pikiran mereka sudah buntu dengan berbagai usah untuk mencari dan menemukan keberadaan anaknya yang tidak tahu keberadaannya sejak dibawa oleh SZ alias Ama Tia Zega yang tidak lain adalah paman kandungnya sendiri. Yang secara nalar dan logika bahwa tidak mungkin seorang paman bisa lalai menjaga keponakannya yang masih berumur 8 tahun yang kronologi kejadiannya dilanjutkan oleh Penulis …………..
Dok. Penyerahan Surat Kuasa permohonan pendampingan oleh LSM GMBI WILTER KEPULAUAN NIAS : Happy Agusman Zalukhu dari Pihak Keluarga Korban
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Berdasarkan peristiwa diatas
perkenalkan, kami dari Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Bawah Indonesia
Wilter Kepulauan Nias (LSM GMBI) menulis artikel ini karena kami merasa
tergugah & terpanggil untuk memperjuangkan dan mengawal kasus ini sampai tuntas,
yang saat ini prosesnya sedang berjalan diwilayah Hukum Polres Nias dengan LP : Nomor B/168/VIII/2020/Reskrim Pada
Tanggal 06 Agustus 2020.
Kami memang tak sedarah
namun karena kami merasa tergugah dan terpanggil dari sisi kemanusiaan karena
melihat kondisi keluarganya saat ini dapat dikatakan kurang mampu, inilah yang
membuat hati kami tergerak sekaligus merasakan perihnya batin keluarga terutama
ibu kandungnya an. Samaria Zega Alias Ina Dana dan ayah An. Bedali Gea Alias
Ama Dana Gea yang anaknya dibawa oleh paman kandungnya sendiri an. Sozaro Zega
Alias Ama Tia Zega di desa Hilisalo’o Kecamatan Sitolu Ori Kabupaten Nias Utara
yang kondisi keponakannya Maresetia Gea hingga saat ini masih belum kembali
kepangkuan ibu kandungnya.
Kronologis Kejadian Sesuai di TKP Hilisalo’o, 01 Agustus 2020 :
Berikut Kronologinya :
1. Pada hari jum’at saya yang
bernama SAMARIA ZEGA Als. Ina Dana saya ditelpon oleh saudara kandung saya An.
BAZATULO ZEGA Als. Ama Apostol Zega, untuk datang kerumah untuk mengantar
jujuran, dipernikahan anaknya di masa yang akan datang.
2. Pada sore hari, jum’at 24
Juli 2020 sekira pukul 19.00 wib An. TORI ZEGA anak kandung dari BAZATULO ZEGA Als.
Ama Apostol Zega, datang kerumah kami di La’uso Dusun II Desa Fulolo Salo’o
untuk menjempu saya bersama anak saya An.
MARESETIA GEA (Korban). Pakai sepeda motor berhubung kendaraan kami sudah
rusak. Dan tak lama kemudian kami berangkat menuju rumah abang kandung saya An.
BAZATULO ZEGA Als. Ama Apostol Zega di Hili Salo’o dan sampai sekira pukul
21.00 wib, dan kami bermalam disana.
3. Keesokan harinya pada hari
sabtu 25 Juli 2020, berhubung tidak ada sepeda motor yang kosong untuk
berangkat mengantar jujuran di simandraolo Kecamatan Lolowa’u, akhirnya saya
dan anak saya MARESETIA GEA, lebih memilih jaga untuk jaga rumah abang kandung
saya BAZATULO ZEGA Als. Ama Apostol Zega.
4. Sekira pukul 16.00 wib ,
anak saya bangun dan dia berjalan sambil pegang boneka menuju jalan depan
rumah, dan tidak lama kemudian terdengar anak saya An. MARESETIA GEA ,
dipanggil oleh paman kandungnya An. SOZARO ZEGA Als. Ama TIA ZEGA dan tidak
lama kemudian anak saya MARESETIA GEA (Korban) datang menghampiri saya untuk
menitip kunci rumah yang disuruh oleh pamannya SOZARO ZEGA Als. Ama TIA ZEGA kepada
saya. Dan sambil ia pamit kepada saya untuk ikut pamannya dikebun yang berjarak
sekitar 2 Km dari rumah. Yang alasannya untuk menjaga anak kecil yang berumur 2
tahun , cucu dari SOZARO ZEGA Als. Ama TIA ZEGA dan hal itu, tidak saya
izinkan, akan tetapi anak An. MARESETIA GEA (korban), bersikeras untuk memilih
pergi bersama pamannya dikebun.
5. Sekira pukul 19.00 wib I.
TIU istri kedua dari SOZARO ZEGA meminta kunci rumah yang dititip oleh suaminya
kepada saya, dan sekalian saya memberitahu I.TIU (istri kedua SOZARO ZEGA)
bahwa tadi sore anak saya MARESETIA GEA ikut bersama suaminya, dan malah I. TIU
menanggapi aneh menurut yang saya lihat. dan I. Tiu mendengar informasi tentang kunci yang dititip Ama TIU kepada ibu korban melalui komunikasi telepon dari Ama TIU.
6. Sekira pukul 21.00 wib, I.
Jese (menantu dari SOZARO ZEGA) memberitahu saya, yang disuruh oleh mertuanya An.
SOZARO ZEGA Als. Ama TIA ZEGA bahwa anak saya An. MARESETIA GEA sudah ditinggal
diseberang sungai karena banjir, yang anak saya MARESETIA GEA setelah itu
terduga An. SOZARO ZEGA malah tidur serasa tidak bertanggung jawab atas
kehilangan anak saya. bahwa pada saat ibu korban mendengar informasi dari Ina Jese bahwa anaknya/(korban) telah ditinggal dipinggir sungai oleh Ama TIA dan kemudian dia langsung menangis histeris dan langsung mendatangi rumah Ama TIA untuk menanyakan keberadaan anaknya, malah Ama TIA mengancam ibu korban dan berkata : '' KUBURLAH KELUARGA MU CARILAH KEHILANGAN MU KARENA KAMU MENIKAHKAN ANAK MU TANPA SEPENGETAHUAN KAMI, MAKANYA HAL INI TERJADI KEPADA MU''
7. Pada keesokan harinya hari
minggu tanggal 26 Juli 2020 sewaktu BNPB, BASARNAS,POLISI,TNI,dan warga
melakukan pencarian, malah terduga An. SOZARO ZEGA Als. Ama TIA ZEGA tidak
membantu apa-apa. Dan kemudian, menurut keterangan ibu korban saat kejadian menyatakan bahwa pada saat kejadian yang menimpa anaknya, itu banjir tidak ada dan hanya setinggi lutut karena ibu korban langsung terjun ke sungai pada saat itu, untuk mencari anaknya,
8. Kami kedua orang tua
korban dan keluarga korban berasumsi kalau sebenarnya terduga An. SOZARO ZEGA
Als. Ama TIA ZEGA, tidak memiliki niat jahat kepada anak saya MARESETIA ZEGA (korban),
terduga tidak mengajak anak-anak kecil ke kebun dalam kondisi cuaca hujan dan
kenapa tidak memilih untuk dititip kepada ibu korban An. SAMARIA ZEGA Als. Ina
Dana yang tinggal dirumah (A. Apostol Zega) yang tidak jauh dari rumah terduga
sekitar kurang lebih 30 Meter.
9. Mengajak korban an.
MARESETIA GEA tanpa meminta persetujuan dari ibu korban An. SAMARIA ZEGA Als.
Ina DANA GEA.
10 Berdasarkan kecurigaan
para tim pencari dan tuntunan Para Normal mengarahkan pencarian di arah
sebelah kiri pondok terduga. Sekitar kurang lebih 400 meter, kami mencium aroma
bau menyengat yang dimana aroma bau menyengat tersebut semacam
menghilang-hilang (dan aroma bau menyengat itupun tidak bisa dipastikan entah aroma bau apa) dan adapun kami yang merasakan mencium aroma bau tersebut
antara lain :
a. A. Hengki Gea
b. A. Mare Gea
c. A. Lestari Telaumbanua (
Kadus)
d. A. Yuri Gea
11. Lebih anehnya lagi pada
hari kamis 30 juli 2020 keluarga terduga An. Ama Yaris Gea datang kerumah keluarga
korban, adapun yang dibicarakan yakni : bagaimana kehilangan korban kita
selesaikan saja masalah ini secara kekeluargaan, jangan sampai ke proses hokum
lagi. Dan kami keluarga pihak korban melihat aneh dan memberi alasan agar kita
bersabar dulu, agar pencarian korban sesegera mungkin dapat ditemukan baru kita
membicarakan hal tersebut.
12. Dan menurut penilaian kami
keluarga besar korban diantara kedua keluarga kami yang ada di desa hilisalo’o,
baik saudara kami An. BAZATULO ZEGA Als. Ama Apostol Zega maupun saudara kami
SOZARO ZEGA Als. Ama TIA ZEGA terduga, hanyalah saudara kami An. BAZATULO ZEGA
Als. AMA Apostol Zega yang merasa kehilangan dan bahkan selama 4 hari pencarian
korban menyiapkan kebutuhan para pencari.
Harapan dari pihak
keluarga korban dari Desa Fulolo salo’o atas kehilangan MARESETIA GEA dan
terlebih-lebih dari kedua orang tua korban pada tanggal 25 Juli 2020 agar
secepatnya bisa ditemukan dengan kondisi apapun baik secara utuh maupun tidak.
Dan saat ini proses hukum sedang berjalan dengan LP : Nomor B/168/VIII/2020/Reskrim Pada Tanggal 06 Agustus 2020 di
Polres NIAS.
Berdasarkan
penuturan dari keluarga korban kejadian hilangnya An. MARESETIA GEA ini kurang
lebih 3 bulan belum ditemukan sama sekali sejak kehilangan 25 Juli 2020, dengan
melihat kronologi diatas maka atas dasar kepedulian kemanusiaan, kami LSM GMBI WILTER KEPULAUAN NIAS
yang diketuai oleh HAPPY AGUSMAN ZALUKHU telah diberi kepercayaan oleh Pihak
Keluarga Korban An. SAMARIA ZEGA Als. Ina DANA GEA dan BEDALI GEA Als. Ama DANA
GEA untuk mendampingi sekaligus mengawal kasus ini sampai tuntas.
Kejadian yang menimpa
Keluarga SAMARIA ZEGA (als. Ina Dana) dan BEDALI GEA (Als. Ama Dana) atas
kehilangan gadis kecilnya An. MARESETIA GEA umur 8 Tahun yang sampai saat ini
masih belum ditemukan dan menyita perhatian publik terutama setelah berita ini
diangkat oleh beberapa media (link Media telampir) . Perjuangan keluarga untuk
menempuh kasus ini kejalur hukum sudah diupayakan dan sedang diproses oleh
penyidik POLRES NIAS, dan berharap cepat selesai sampai tuntas, dan tak
lepas dari pendampingan dari LSM GMBI WILTER KEPULAUAN NIAS dalam mengawal
kasus ini sampai tuntas.
Dalam hal
ini keluarga sangat berterimakasih dan sangat berharap, jika ada pihak-pihak
dermawan dengan sukarela yang tergerak hatinya
untuk membantu, dalam mengawal dan mendampingi kasus ini baik dalam bentuk
dukungan LBH (Lembaga Bantuan Hukum) , ataupun dukungan materil dalam mendukung
pihak keluarga dalam proses pencarian an. Maresetia Gea yang sampai saat
ini masih belum ditemukan. Tentunya usaha-usaha yang dilakukan untuk proses
pencarian korban ini melibatkan banyak personil dan membutuhkan dana untuk
proses pencarian tersebut,maka dengan kerendahan hati jika ada pihak dermawan
yang tergerak hatinya untuk berdonasi/menyumbangkan rejekinya bisa berdonasi
melalui Nomor Rekening dibawah ini :
a.
Rekening BRI No. 1738-01-003679-53-1 an. BEDALI GEA ( Rekening Ayah Korban)
(tolong lampirkan bukti transfer donasi melalui nomor
whattshapp dibawah) :
Sumber :
Keterangan Keluarga Korban
Nomor Contac Person Keluarga Untuk Informasi Lebih
Lengkap :
a.
Foriman Zega Hp. 0823 9086 8776
b.
Maretius Zega Hp. 0852 7077 1358 , 0821
1722 1049
Link Pemberitaan Media :
d. https://www.facebook.com/100053401502074/videos/142581730865210/?extid=KUvGFrldlkNraeeV
e. https://www.facebook.com/100053401502074/videos/139270657862984/?extid=0U7YnGX6nDP0IeKv
f.
https://www.facebook.com/100053401502074/videos/139269481196435/?extid=qv4wJM4qpu8cW2oK









Tidak ada komentar:
Posting Komentar